Pelajar di persimpangan.
Di akhir malam selalu saja berat bagi mata ini untuk terpejam. Teringat akan waktu perjuangan semakin habis seiring dengan bergantinya hari. Selalu teringat dan terfikir di dalam benak akan mimpi – mimpi yang dulu pernah ada didalam angan. Akankah mimpi – mimpi itu hanya sebatas mimpi atau benar – benar bisa terwujud nantinya. Sudah hampir satu semester aku disini. Bergelut di kampus perjuangan. Namun sepertinya apa – apa yang selama ini aku usahakan adalah sia – sia belaka. Semacam berjalan tapi sejatinya hanya berdiam di depan sebuah persimpangan. Terasa sulit dan selalu bertanya – tanya untuk melangkah kedepan. Bertahan atau pergi. Satu semester disini hanya dipenuhi dengan pertanyaan sederhana yang jawabannya sangat kompleks. Apakah aku akan bertahan, atau pergi. Tetap di dunia keteknikan yang sebelumnya tidak saya senangi, atau megambil bidang keilmuan sosial yang memang dari awal saya inginkan. Jalan mana yang akan diambil. Sejujurnya aku belum benar – benar betah berada disin...