Postingan

Pelajar di persimpangan.

Gambar
Di akhir malam selalu saja berat bagi mata ini untuk terpejam. Teringat akan waktu perjuangan semakin habis seiring dengan bergantinya hari. Selalu teringat dan terfikir di dalam benak akan mimpi – mimpi yang dulu pernah ada didalam angan. Akankah mimpi – mimpi itu hanya sebatas mimpi atau benar – benar bisa terwujud nantinya. Sudah hampir satu semester aku disini. Bergelut di kampus perjuangan. Namun sepertinya apa – apa yang selama ini aku usahakan adalah sia – sia belaka. Semacam berjalan tapi sejatinya hanya berdiam di depan sebuah persimpangan. Terasa sulit dan selalu bertanya – tanya untuk melangkah kedepan. Bertahan atau pergi. Satu semester disini hanya dipenuhi dengan pertanyaan sederhana yang jawabannya sangat kompleks. Apakah aku akan bertahan, atau pergi. Tetap di dunia keteknikan yang sebelumnya tidak saya senangi, atau megambil bidang keilmuan sosial yang memang dari awal saya inginkan. Jalan mana yang akan diambil. Sejujurnya aku belum benar – benar betah berada disin...

Sepotong cerita tentang remajaku

Tiba tiba aku teringat beberapa hari yang lalu. Saat itu kulihat jam dinding didepan kelasku yang kucintai, kuperhatikan jarum jam yang bergerak berputar, sejenak seakan waktu berjalan begitu lambat.Setiap denting waktu saat itu seolah sedang bercerita. Tentang suasana gaduh khas seorang pelajar, ada canda tawa diantara mereka, tentang mereka yang sedang saling bercerita tentang masalah mereka satu sama lain, bercerita tentang sebuah mimpi dan harapan besar, tentang kehidupan kelam mereka atau mungkin tentang cerita mengenai percintaan khas remaja mereka, ada juga yang memilih untuk diam dengan mendengarkan musik favorit mereka, atau mereka yang lebih asik dengan gadget kesayangan mereka, ada beberapa dari mereka yang memilih menggunakan waktu ini untuk tidur, mungkin karena mereka lelah akan kerasnya hidup, sebagian lagi memilih untuk pergi keluar kelas, entah itu ke kantin, ke perpustakaan, atau tempat biasa mereka nongkrong yang akupun tidak tau dimana tempat itu. Saat itu setiap de...

Sebuah pesan untuk sahabat

Gambar
Ingatlah kawan, ingatlah dulu kita pernah bersama. Jangan pernah kau lupakan perjuangan kita di masa2 sulit. Satu pintaku, jangan pernah lupakan masa kecilmu saat kau nanti duduk di elit pemerintahan. Atau mungkin suatu saat nanti engkau akan duduk di tampuk kursi kepemimpinan tertinggi di negri ini, Atau engkau sedang menjadi seorang menteri dari kabinet yang dipimpin oleh seorang sahabatmu, Atau engkau telah duduk sebagai seorang CEO di perusahanmu, Atau engkau sedang MOU dengan investor asing yang akan menanamkan modal di perusahaanmu. Atau saat itu engkau sedang mengajar di sebuah universitas nomor satu di Indonesia ini, yang artinya engkau adalah seorang dosen, Atau saat itu engkau sedang berpacu dengan kuda besimu membela Indonesia di bidang balap motor dg tingkat Moto-GP, Atau engkau saat itu sedang menandatangani kontrak dengan club barumu Manchester United dg nilai transfer sebesar 5 triliyun, Atau engkau sedang berada di pelosok negri ini untuk menjadi seorang guru bagi mer...